Harta Karun Pulau Belitong

Begalor.com Jakarta. Terkubur didasar laut berabad-abad lampau,Tang Kargo kapal karam di perairan Belitung terkuak, intrik seputar harta karun yang diangkat Tilman dari kawasan Pulau Belitung pada 1998. Pernah menjadi sajian media asing. seperti, harian Hong Kong The South China Morning Post.

Pengangkatan Tang Kargo dimulai pada pertengahan 1998 dan berakhir April 1999. Proyek pengangkatan ini sempat terhenti antara Oktober 1998 dan Maret 1999, karena ombak laut bergolak, tapi kemudian berlanjut. jumlah artefak yang dapat diangkat; masih simpang siur. Salah satu  Media Nasional pernah  menyebutkan 70.000 hingga, 80.000 keping artepak di angkat.

Kini Harta dari Dinasti Tang Abad ke 9 yang tenggelam di Perairan Belitung itu berada di Pelukan Singapura, Namum sisa-siasa dari Artefak Tang Kargo saat ini berada di Musium Tanjongpandan yang terdiri dari koleksi Keramik-keramik dan uang Cina, sebagian dari keramik itu telah pecah ditempatkan di lantai-lantai Musium.

Dalam catatan perjalanan kapal-kapal Cina Pulau Belitung sudah lama dikenal. Seperti Pada tahun 1413 kedatangan Laksamana Cheng Ho dari China menyebutkan Belitung dalam catatan perjalanannya. Tahun 1436, Fei Hsin ahli sejarah China juga mencatat tentang Belitung.

Kapal-kapal Cina ini mengangkut barang pecah bela keramik serta logam mulia yang terkenal dengan Jalur Sutra tujuanya ke Jazirah arab. Maka Pulau Belitung menjadi bagian yang terpenting dalam jalur pelayaran.

Sebuah Novel yang di tulis oleh Ian Sancin mengajak para peminat sastra untuk sedikit melihat sejarah Maritim, Ian Sancin bercerita tentang kapal-kapal Cina yang masuk ke Negeri Balok pada abad ke 17, dengan tujuan mencari Kayu Gaharu, Dalam catatan pelayaran pulau Belitong di kenal sebagai Pulau Kualan.

Yin Galema yang juga merupakan Novel Sejarah Tradisi mencoba mengingatkan kepada Masyarakat Indonesia sebuah catatan sejarah tradisi dan budaya yang hampir di lupakan dan di tinggalkan.

Yin Galema hanya sebuah Buku Novel yang mencoba menyibak sebuah misteri yang hampir hilang membuka ruang pintu untuk menyusuri Pulau Belitong lebih dalam membuka mata Dunia. Indonesia kaya akan ragam Budaya dan Sejarah.

Bedah Buku Novel Yin Galema Bandung pada tanggal 7 November 2009, Jogjakarta 14 November 2009, Pangkalpinang 22 November 2009, Tanjungpandan dan Manggar 28 dan 29 November 2009, Palembang 5 dan 6 Desember 2009. ( Ki Agus Wahyudi )

Filed Under: Galoran Kite



  1. iteza

    dalam majalah NGI itu dibahas dan diinternetpun banyak…. harta itu dijual pd tahun 2004 dengan harga sekitar 330 milliar rupiah….. uang sebanyak itu kira-kira masuk kas negara ‘nggak ya? apakah belitung dapat bagian juga?

    Jawab
    Mari kita cari sama-sama mengenai hal ini, Memang beberapa media luar negeri membahas harta karun ini.

    Tapi hal yang penting Belitong memang kaya akan sejarah Maritim, Yin Galema sendiri hanya sebagian kecil untuk memicu Cerita sejarah lokal yang di hubungkan dengan harta karun dan tenggelamnya kapal-kapal di perairan Belitung.

    Semoga nanti ada pencerahan yang lebih dalam mengenai Kekayaan harta Karun ini terutama Belitong kebagian gak ya..???

    Salam hangat
    Admin
    Ki Agus wahyudi

Komentar