Dari Kapal Keruk Cerucuk Hingga Musium Bahari Pulau Belitung
Begalor.com - Belitung. Kapal Keruk yang sandar di tepi sungai cerucuk yang diperdebatkan oleh masyarakat Belitung akan segera di hengkangkan dari tepian muara sungai Cerucuk ini. “Untuk itulah jika warga yang ingin melihat terahir kali kapal Keruk ini segera lah saat ini” ucapan itu disampaikan oleh Bupati Darmansyah Husein pada saat acara Seribu Kaki Berantas Chikungunya beberapa pekan lalu di Pantai Tanjungpendam. Bupati menghimbau agar masalah Kapal keruk ini jangan diperdebatkan kembali, Pemerintah Daerah akan membuat duplikasi Kapal Keruk ini yang akan di letakan pada saat Berdirinya Musium Bahari nanti.
Musium Bahari ini terletak di dekat kawasan wisata Tanjungpendam yang saat ini masih berbenah untuk menjadi ruang publik yang nyaman untuk Olaragah maupun Rekreasi.
Pantai Tanjungpendam juga akan segera di bangun pusat Pasar Seni. Ini seiring dengan terbentuknya Dewan Kesenian Belitung untuk menunjang wisata pulau Belitung.
Begalor.com melihat kondisi Kapal Keruk Cerucuk ini, Kapal yang telah dilelang ini secara garis besar sudah banyak mengalami kerusakan terutama pada lantai-lantai dari kabin Kapal yang sudah rapuh sehingga harus mesti hati-hati dalam melangkah di atas kapal ini. Sedangkan tiang-tiang penyangga kapal ini masih utuh, Mangkuk untuk mengeruk pasir timah masih terlihat kokoh, Ruang Navigasi dan Panel listrik masih terlihat utuh.
Namun kapal yang sudah lama tidak dipungsikan ini akan segera rapuh apabila tidak di ambil tindakan pemampaatan yang cepat sebab berada di genangan air asin yang menggerogoti besi-besi tua kapal keruk ini, untuk itulah Pemerintah mengambil inisiatif harus dilelang dengan alasan pemeliharaan kapal ini membutuhkan biaya yang sangat mahal.
Dimasa kepemimpinan Bupati Ishak Zainuddin, Kapal Keruk Cerucuk merupakan kapal yang dihibahkan kepada Pemkab Belitung pada tahun 2002, dengan tujuan akan dijadikan sebagai salah satu kenangan bahwa Belitung pernah pula disinggahi dan dijadikan wilayah operasional kapal ini. Namum sejak tahun Itu Kapal Keruk Cerucuk hanya bersandar di Pantai Tanjungpendam tanpa ada pemampaatan secara cepat.
Seperti aset- aset yang lain jika pemanpaatan peninggalan sejarah yang seharusnya bisa menjadi cagar budaya seperti beberapa peninggalan dari PT Timah lainya di Pulau Belitung tidak cepat maka akan segera lenyap, Seperti Pembangkit tenaga listrik yang didirikan dimasa pendudukan Belanda di Manggar Belitung Timur. Bangunan-bangunan yang punya nilai Sejarah yang memang bisa dipungsikan sebagai Wisata Jejak sejarah dimasa Kejayaan Ekplorasi Timah dimasa pemerintahan Belanda maupun Republik Indonesia hingga menghasilkan devisa untuk Bangsa ini, Kini sisa-sisa sejarah kekayaan pulau ini lambat laun akan menjadi kenangan berupa memori tak berbentuk, Apabila tak ada inisiatif dari masyarakat sendiri maupun pemerintah Daerah untuk melakukan kreatifitas menjaga warisan yang bisa menjadi pernak pernik wisata Sejarah Pulau Belitung. ( Ki Agus wahyudi )
Filed Under: Berita Kita





Juni 17th, 2009 on 06:32
Saya putra daerah belitung. tepate aku ini orang manggar. sebenar aku la lamk nak memajukan belitong. tapi gak ada modal. dan mungkin belitong mulai naik daun itu semenjak shooting laskar pelangi.
Lebih keren lagi kalu ada salah satu Band yang ngetop dari belitong.
aku mau dong nyubangin laguku(buat group band belitong)
Hub Aku ya Kalu minat:
Sis(081326042844)Kendal (Jateng)
Juni 17th, 2009 on 18:09
yah, semua itu memang harus diolah berdasarkan pendanaan dan managemen yang baik. tapi toh, memang sudah sedikit sekali orang-orang yang ingin mengusahakan hal-hal seperti itu. khususnye pihak yang terkait. mungkin studi banding selama ini tidak sempat sampai ke tempat2 yang sukses mempertahankan dan mengolah aset daerahnya dengan baik.
Juni 21st, 2009 on 08:41
Walaupun akan dibuat duplikasinya, tapi tetap saja itu buklan kapal keruk asli. Sagat disayangkan aset bersejarah yang sebenarnya sangat tak ternilai akhirnya lepas sudah dari tangan kita.
Nopember 17th, 2009 on 08:24
MOHON KOMENTAR UNTUK KEBAIKAN DAN KEMAJUAN BELITONG KITE SEMUE
http://www.facebook.com/photo.php?pid=172667&op=1&view=all&subj=190774239466&aid=-1&auser=0&oid=190774239466&id=1801656737