Sekapur Sirih Dewan Kesenian Belitung
Begalor.com Realitas kebijakan kesenian di indonesia sampai saat ini masih jadi soal yang memprihatinkan disatu sisi mulai ada kesadaran baru di pemerintahan tentang potensi kesenian sebagai bahan selama ini dijalankan masih menempatkan kesenian sebagai sektor pinggiran atau recehan. Pada tahap ini tak heran bila banyak pihak
, terutama kalangan seniman sendiri yang skeptis dengan himbauan pemerintah yang gencar menekankan pentingnya ekonomi kreatif sebagai sektor andalan dimasa depan. Kondisi tersebut diperburuk dengan tidak adanya desain strategi seni dan budaya daerah yang digarap serius yang bisa menjadi acuan bagi pengembangan kesenian itu sendiri, serta persepsi yang keliru antara pemerintah dan pelaku seni dalam memaknai kesenian. Sering terjadi kesan bahwa pemerintahlah yang memiliki “kesenian” dan sementara pelaku seni yang justru kreatif seharusnya adalah hubungan kreatif konstruktif antara pelaku kesenian dan pemerintah dan para insan seni akan berjalan sendiri sesuai dengan kreasinya dan hasilnya kembali kemasyarakat untuk menikmati dan memaknainya.
Dalam konteks ini sesungguhnya ada tantangan besar bagi insan seni itu sendiri untuk menjawabnya ; Bagaimana strategi pengembangan kesenian yang tepat untuk masa depan? Apa peran yang dilakukan oleh perkumpulan seni untuk menggali dan memacu kearifan lokal di daerahnya ? Bagaimana seharusnya peran “Pemerintah” dalam strategi pengembangan tersebut? Bentuk kelembagaan dan bentuk dukungan pendanaan seperti apa yang menjamin keberlanjutan kesenian di daerah kita , serta kerja kolektif seperti apa yang memungkinkan perkumpulan seni di daerah saling kerjasama dalam arah dan strategi pengembangan yang telah disepakati bersama.
Melestarikan, mengembangkan dan memelihara seni bukanlah tugas pemerintah semata. Peran masyarakat di wilayah informal harus ditingkatkan sejak tahap perancangan, pelaksanaan hingga penilaian.
Oleh karenanya pemerintah perlu didampingi oleh sebuah lembaga yang bertindak sebagai konseptor strategi kebijakan dalam pembinaan dan pengembangan seni.
Untuk tujuan itulah kami sebagai panitia penyelenggara mengajak sekaligus mengundang para seniman, budayawan, praktisi seni dan tokoh seni budaya serta siapa saja yang menganggap seni dan budaya daerah itu sangat penting, untuk ikut terlibat dalam musyawarah daerah guna membentuk sebuah lembaga kesenian Dewan Kesenian Belitung”, sekaligus memilih pengurus dan anggota serta membuat program kerja dewan tersebut Mudah - mudahan dari tujuan mulia ini antara seniman, pemerintah dan masyarakat dapat bersinergi untuk menumbuh kembangkan kesenian yang ada di daerah kita guna membangun negeri ini dari aspek seni dan budayanya. ( Team Perumus Dewan Kesenian Belitung )
Filed Under: Galoran Kite





Komentar