Anyaman,
Sore diperempatan kampung ujung Jalan Sriwijaya Tanjungpandan Belitung Johan lelaki 66 tahun ini membenahi kerajinan anyaman yang dibeli dari para pengerajin lain untuk di jual kembali ditoko sederhananya. Toko berdinding papan ini sebagian sudah tergusur untuk pelebaran jalan, Dulu Toko ini adalah Toko sembako kini berubah pungsi menjadi Toko kerajianan anyaman yang telah digeluti oleh Johan selama 23 tahun.
Karajinan anyaman ini di beli dari Penduduk dalam keadaan masih kasar namum Johan merapikannya kembali “biar kelihatanya bagus dan kuat” begitu menurut Johan, harga anyaman ini berkisar 3 ribu sampai 100 ribu rupiah, itupun terkadang tidak tiap hari laku, Johan akan dapat keuntungan apabila dibulan April pada saat ritual agama Khonghu Chu Cang Beng ( sembahyang kubur ) di pulang Belitung. Anyaman ini dibeli sebagai oleh-oleh sovenir dari pulau Belitung. Pembali berasal dari RRC, Taiwan dan Hongkong begitu menurut Johan, umumya mereka menyukai Terindak ( penutup kepala ) sedangkan masyarakat Belitung sendiri membeli anyaman untuk keperluan alat-alat rumah tangga ataupun perlengkapan mencari hasil laut. ( Ki Agus wahyudi )
Filed Under: Video Stream





Komentar