Anjungan Babel Rumah Adat Apa Galeri Seni…?

Begalor.com Galeri seni biasanya untuk menempatkan benda-benda yang berupa seni dan peminat seni menjadikan galeri sebagai untuk menginpirasikan karya seninya, biasanya galeri akan berhubungan dengan ruangan ataupun rumah yang dibangun dengan berbagai bentuk bergaya seni juga sesuai dengan benda-benda seni yang ditempatkan didalamnya.

Begalor.com mengunjungi anjungan Babel di Taman Mini Indonesia Indah, terlihat selintas sebuah bangunan yang mirip galeri seni ruangan utama ditempatkan untuk benda-benda seni pakaian adat dan beberapa lukisan, namun keseluruhan ruangan bagunan ini yang mirip dengan surau yang terdiri dari dua lantai, penyangga lantai dari bangunan ini terlihat berupa pahatan seni bergambar tanaman lada. bagunan ini merupakan perpaduan seni melayu dan seni moderen ini dilihat dari tangga utamanya serta beberapa pernak pernik lainya.

Jika dilihat anjungan daerah di TMII mewakili daerah propinsinya masing-masing. Tiap anjungan menampilkan setidaknya tiga bentuk rumah dari bangunan masing-masing adat setempat. Yang ditampilkan tidak semata sisi arsitektur bangunan luar, melainkan melengkapi juga ornamen, corak ragam hias rumah tersebut.
 
Beberapa anjungan di Tamam Mini juga menampilkan rumah adat seperti anjungan Jambi  menampilkan rumah panggung terbuka berbentuk perahu angsa Kajang Lako yang biasa dipakai oleh para bangsawan berpeseiar menyusuri sepanjang sungai Batanghari dan ini sangat menarik para pengunjung masih bisa merasakan rumah bangsawan ataupun raja dimasa itu ini akan menimbulkan semakin dalam akan ragam adat istiadat di Indonesia.

Babel memang tidak mempunyai rumah Adat, namum anjungan Babel di Tamam Mini ini perlu dipertegas bahwa ini Rumah Adat apa Galeri seni..?

Rumah Adat merupakan bagian dari perjalanan panjang peradapan pemerintahan disuatu daerah dimana rumah dipungsikan untuk keperluan pemerintahan di jaman kerajaan dimasa itu hukum adat diberlakukan ketika itu.
 
Rumah adat merupakan identifikasi mutlak sebagai sebuah perwujudan identitas budaya dan kebudayaan sebuah bangsa etnik yang menempati sebuah kawasan yang mempunyai garis tegas tentang perangkat adat untuk mengatur wilayah adatnya. Maka rumah adat bukan hanya sebagai

perangkat pemersatu tempat bertemu, membahas segala persoalan yang menyangkut tentang kehidupan baca berkebudayaan norma, hukum, ekonomi, politik, kesenian, bahkan adat istiadat atau tradisi keseharian bahkan menyangkut hal yang bersipat insidentil seremonial.

Jika dilihat dari perjalanan peradapan panjang pulau Belitung sudah mempunyai Rumah adat berupa rumah Gede yang di bangun sejak pemerintahan Cakraningrat 1 Ki Gede Yakob 1618-1661  maka adat istiadat sudah berlaku di Pulau Belitung ketika itu. Saat ini Rumah adat ini bisa di lihat di Tanjungpandan pulau Belitung dibangun sebagai symbol dari kebangkitan masarakat yang tidak meninggalkan adat dan tradisi berbudaya.

Sebagai perwujudan dari kesatuan memelihara adat dan tradisi di Propinsi Babel maka Pemda Kabupaten Belitung perlu menempatkan miniatur rumah adat Belitong di Anjungan Babel ini. ( Penulis Ki Agus Wahyudi )

Filed Under: Serba Serbi Sejarah



  1. How I Lost Thirty Pounds in Thirty Days

    Hi, nice post. I have been pondering this topic,so thanks for sharing. I’ll definitely be coming back to your posts.

Komentar

Viagra | Adderall | Viagra Online | Levitra | Free Viagra | Cheap Viagra